Sempat nggak yakin bisa tembus ptn, walaupun sudah belajar pake zenius
Gue benar-benar sempat ngerasa nggak yakin bisa tembus ptn, walaupun sudah belajar pake zenius, sebelum gue ceritain kenapa gue bisa sempat nggak yakin...? Gue mau ceritaan dari awal dulu nih, dari awal gue kenal zenius, hinggga kenapa gue sempat ngerasa nggak yakin sama zenius.
Bagi gue ketika menemukan zenius itu adalah salah satu harta karun yang berharga yang saya temukan, gue nemuin zenius pertama kali itu ketika gue mencari contoh-contoh soal tes sbmptn, bagaimana tidak seperti harta karun yang berharga, ketika buku-buku sbmptn yang hanya memberikan jawaban, sementara zenius tidak hanya memberikan jawaban, tetapi juga memberikan penjelasan-penjelasan tentang materi soal tersebut, apalagi di zenius ada yang namanya konsep/materi setiap mata pelajaran yang sangat gue butuhkan sebagai seorang yang berasal dari smk, jadi gue nggak perlu lagi cari-cari materi sma.
Gue juga ngerasa zenius itu adalah tempat yang paling baik untuk belajar masuk tes ptn ,mengapa,,,,? karena gue bayangin benini, seandainya ikut bimbel, apakah mau guru bimbel nya disuruh ulang, ulang dan ulang, kalau zenius mau diulang-ulang berapa kali pun, no problem (hanya tinggal dengar aja), sebenarnya sih buku juga bisa diulang-ulang ya , gue pikir sih bosan ya ngulang-ngulang kalau pake buku.
Ternyata untuk bisa akses semua video dizenius gue diharuskan menjadi premium member, Sebelum menjadi premium member gue hanya bisa mengakses bagian-bagian awal video saja.
sebelum berencana menjadi premium member gue hanya belajar/akses bagian-bagian awal video saja dan ternyata belajar dizenius gue mudah mengingat apa yang diajarkan, terbukti ketika gue mereview materi yang sudah gue pelajari tersebut gue masih inget sama materi tersebut.
Dan gue akhirnya memutuskan untuk menjadi premium member, gue pun akhirnya bisa mengakses semua video yang ada di zenius, tapi setelah gue menjadi premium member semua itu berubah, yang awalnya gue mampu mengingat apa yang diajarkan, kini malah sebaliknya gue nggak mampu lagi mengingat apa yang diajarkan, mungkin ketika gue jadi premium member video yang saya tonton lebih banyak, sementara sebelum menjadi premium member video yang saya tonton lebih sedikit, selain sedikit video tersebut lebih kepengenalan tentang materi saja, kalau yang namanya perkenalan tentu mudah dong ya mengingat nya.
Gue sadar sebenarnya diri gue saja yang sulit mengingat apa yang gue pelajari, dan gue juga jadi berpikir sebenarnya zenius itu sama saja dengan media belajar yang lain, malah dari segi kualitas mungkin lebih buruk, lihat saja dari segi konsep/materi nya(terlalu singkat),
Gue sempat nggak yakin bisa tembus tes ptn jika materi dari zenius yang singakt saja gue nggak bisa ngingat, bagaiman dengan materi yang ada dibuku atau lainnya. Terlepas dari kemampuan gue yang sulit mengingat apa yang gue pelajari, gue tetap memaksakan diri gue untuk tetap belajar.
gue tetap kok menggunakan zenius sebagai media belajar gue meskipun gue sempat berpikir konsep/materi yang ada dizenius itu lebih buruk dibanding media lain disebabkan konsep/materinya terlalu singkat, tetapi walaupun sempat berpikiran buruk seperti itu gue lebih banyak berpikiran baiknya kok terhadap zenius, dengan adanaya beberapa review dari pengguna zenius yang berhasil tembus ptn favorit dengan lintas jurusan yang hanya menggandalkan zenius seperti gue yang akan lintas jurusan juga. gue memutuskan nggak belajar dulu untuk materi pelajaran setelah gue tau diri gue sulit mengingat apa yang gue pelajari, gue mencari hal-hal yang bisa membuat gue mudah dalam belajar dan gue menemukan diyoutube penyabab kegagaln no 1 di sbmptn oleh zenius, sebenarnya sih nggak nyambung ya, awalnya kan gue mau cari-cari cara mudah dalam belajar oleh zenius diyoutube tuh , tapi gue lihat ada link tentang penyebab kegagalan no 1 di sbmptn oleh zenius, dan gue tertarik dengan link tersebut walaupun awalnya ingin mencari tentang cara mudah belajar, mungkin karena gue parno kali ya waktu itu takut nggak lolos sbmptn dan ketemu link tersebut yaudah gue buka aja link tersebut, setelah dibuka ternyata video itu kurang lebih menjelaskan tentang cara belajar yang salah dan cara belajar yang benar,(dan gue ngerasa ini nih yang gue cari) ternyata link yang saya buka diyoutube itu ada juga dizenius.net dibagian zenius learning yaitu learning how to learn
Isi dari video tersebut kurang lebih isinya
1.Cara belajar itu nggak perlu ngafal, yang penting kita ngerti intinya (apa sih maksudnya),
2.Belajar itu kita harus tau gunanya
3.Nggak perlu belajar banyak-banyak tapi yang penting efektif (materi nya lho kuasain), kalau efektif nggak apa-apa belar banyak.
Dan setelah gue nemuin video tersebut gue putusin lagi untuk belajar materi pelajarn dengan menerapkan cara belajar yang benar ala zenius tersebut
1.Gue terapin tahap pertama Dan gue coba nggak ngafal materi tersebut, gue pahami inti/maksud dari materi tersebut, ketika gue udah hafal inti /maksudnya gue coba meriview materi tersebut tanpa melihat video, dan ternyata gue bisa mengingat materi tersebut tanpa menghafal melainkan mengerti inti/maksud mateeri tersebut
2.Untuk poin yang nomor dua ini sih gue cuma untuk lolos tes masuk ptn dulu lah.
3.Poin ketiga ini juga gue terapin nih sebelumnya agak sedikit banyak memang materi yang saya pelajari, dan gue nerapin belajar sedikit yang penting efektif , dan terbukti ketika gue mereview gue ingat sama materi tersebut, ya gue pikir sih nggak papa sih sedikit-sedikit aja dulu yang penting efektif dari pada banyak belajarnya tapi nggak efektif.
Gue senang banget bisa menemukan metode ini, gue yakin gue bisa lolos ptn, karena metode ini bekerja banget di otak gue.
suatu ketika gue masih ngerasa konsep dizenius itu terlalu singkat dan gue coba cek-cek dibuku yang pernah gue download sebelumnya, konsep yang gue cek itu sih sudah gue pelajarin dizenius ya , lalu gue cek dibuku, ternyata dibuku itu panjang benar penjelasannya, sebenarnya wajar sih ya panjang penjelasannya, karena kalau yang gue pelajari di zenius kan cuman konsep/garis besarnya, sementara dibuku benar-benar penjelasannya dan jujur nih ya gue nggak ngerti apa tu maksud penjelasan yang dibuku dan akhirnya gue coba kaitkan dengan konsep yang sudah gue pelajarin dizenius, eh ternyata inti/maksud nya sama aja, seandainya gue nggak baca konsep yang ada dizenius gue nggak bakalan ngerti apa yang di maksud dari materi tersebut, ternyata gue baru sadar sebenarnya cukup ngerti konsep/garis besarnya saja kita akan mengerti tentang materi tersebut, ternyata gue salah besar menilai konsep/garis besar yang diajarin zenius itu buruk(terlalu singkat). Dan dengan belajar konsep dari zenius ini gue yakin gue nggak hanya bisa tembus ptn, tapi ptn favorit gue pun bisa gue tembus, ilmu komunikasi universitas indonesia aku bisa menembus mu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ini adalah pertama kalinya gue belajar ngenulis blog, untuk sebelum-sebelumnya sih pernah ya...? cuma kalau sebelumnya asal tulis-tulis aja sih, kalau kali ini gue benar-benar mikir gimana bagusnya ketika gue mau nulis, soalnya untuk yang kali ini gue tuh ikutan lomba ngeblog yang diadain zenius, gue ngarep banget bisa menang dilomboa blog ini, soalnya dari hadiah nya itu gue pengen banget, jika menang gue bisa dapetin buku sastra klasik yang oke banget lah isinya, ditambah lagi gue bisa dapetin tanda tangan tutor favorit gue, jadi mau nggak mau gue harus benar-benar sebagus mungkin ngenulisnya, dan awalnya selama proses penulisan itu ya memang sedikit ribet sih, maklum pertama kali nulis blog yang benar-benar dapat dikatakan nulis blog, tapi diawal saja sih gue merasa sedikit kesulitan, dan diakhir-akhir pada penulisannya sih jadi lebih mudah, ngenulis nya kaya ngalir aja gitu, kaya sudah terbiasa nulis blog, malah gue ngerasa jadi ketagihan juga nih kaya nya dalam hal ngeblog/nulis. dan terima kasih ya zenius yang sudah ngadain lomba blog, berkat zenius gue jadi bisa ngeblog.
BalasHapus